Selasa, 28 Januari 2014

Better days are coming

Selamat siang!

Today, i want to look formal, i mean in this blog. I'm gonna be using "saya". Okay, that's really unnecessary, nobody will read my writing anyway.

Januari udah hampir selesai, for about 2 days left. Tapi hawa-hawa tahun baru masih terasa, khususnya bagi saya. Sebenernya, nggak ada yang spesial tentang segala perayaan tahun baru. Meniup terompet setelah menghitung mundur 3, 2, 1. Berlomba-lomba melukis langit dengan berbagai macam kembang api yang berwarna-warni. Berkumpul bersama orang-orang tersayang, which is my favourite moment. Nggak ada yang tau tujuan dari semua perayaan itu. But everyone always do that, celebrate the new year's eve. Termasuk saya.
Saya merayakan tahun baru bersama keluarga besar di alun-alun sebuah kota di Jawa Tengah. Ramai dan menyenangkan. I always attracted to lights. Melihat langit kelam malam yang di warnai dengan kembang-kembang dan seolah-olah langit itu menyala, ikut merayakan kebahagiaan dengan makhluk di bawahnya. That's just one of little things i always adore.
Semua orang pasti berharap ingin sesuatu yang lebih baik dan something bigger also greater in 2014. Sesuatu yang  belum pernah mereka rasakan di 2013 dan tahun-tahun sebelumnya. Banyak juga yang telah menyusun resolusi untuk 2014, begitu pun mereka yang menyesal karena resolusi tahun 2013 belum terwujud. But hey, you still have 2014. Let's do lots of things in 2014, something good and something useful.
Untuk saya sendiri, masih banyak hal-hal yang saya inginkan dan belum terwujud di tahun kemarin. That doesn't mean i need to give up. Seperti janji saya untuk menyelesaikan tulisan-tulisan saya yang tertunda dan tertinggal begitu saja karena kehabisan ide dan menumpuk begitu saja di dalam folder. Dan beberapa hal yang belum bisa saya tinggalkan walaupun sudah tidak perlu dipertahankan, perasaan-perasaan yang masih menyiksa saya di setiap detiknya. I should just let things go.
Di tahun 2014 ini, saya harus mencoba lagi dan bangkit kembali untuk menjadi lebih mandiri. Untuk tidak terlalu bergantung pada orang lain. Saya tidak mau merasa kehilangan ketika orang itu pergi dan melupakan saya dengan begitu saja. Saya ingin lebih memerhatikan diri saya sendiri daripada orang lain. Saya ingin selalu merasa bahagia di setiap saat, eventhough it's impossible. Namun, karena 2014 telah datang, it means we still have chance to be a better person. We still have a lot of time to do things that we want. We still have time to believe something that we don't believe.
But the point is, we still have time to see the better days.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar